Belajar Berimaji

Mari Berimaji!

Akulturasi Hindu – Islam dalam Kebudayaan dan Sastra Pesisir Utara Jawa

diposting oleh dini-ardianty-fib10 pada 14 June 2015
di Sastra - 0 komentar

Akulturasi Hindu – Islam dalam Kebudayaan dan Sastra Pesisir Utara Jawa Dini Ardianty     Menurut De Graaf dalam Syam (2005: 166), secara geografis dan kebudayaannya, masyarakat Jawa dibedakan menjad tiga pembagian utama, yaitu: Negarigung, Mancanegari, dan Pesisiran. Kebudayaan ...

Melakonkan Indonesia dalam Naskah Drama “Jangan Menangis Indonesia”

diposting oleh dini-ardianty-fib10 pada 14 June 2015
di Sastra - 0 komentar

Sedikit menengok ke belakang, saya menemukan esai yang saya gunakan untuk mendapatkan nilai UTS mata kuliah Dramaturgi di semester 5. Selamat membaca dan mohon kritik dan sarannya :)   Melakonkan Indonesia dalam Naskah Drama “Jangan Menangis Indonesia” Mata Kuliah Dramaturgi &nb ...

Perbedaan Ramayana - Mahabarata dalam Kesusastraan Jawa Kuna dan India

diposting oleh dini-ardianty-fib10 pada 08 June 2015
di Sastra - 0 komentar

BAB I PENDAHULUAN   1.1  Latar Belakang   Kesusasteraan Jawa kuna banyak terpengaruh oleh kesusasteraan India. Hal ini disebabkan karena adanya pengaruh agama Hindu yang sangat kuat yang dibawa oleh raja maupun murid-murid yang dikirim untuk belajar agama di India. Cerita pewayan ...

Diksi dan Citraan dalam Puisi Megatruh

diposting oleh dini-ardianty-fib10 pada 08 June 2015
di Sastra - 0 komentar

Megatruh   O, akal sehat jaman ini! Bagaimana mesti kusebut kamu? Kalau lelaki kenapa seperti kuwe lapis? Kalau perempuan kenapa tidak keibuan? Dan kalau banci kenapa tidak punya keuletan? Aku menahan air mata Punggungku dingin Tetapi aku mesti melawan Karena aku menolak bersekutu den ...

Iklan Rokok A-Mild: Kritik Sosial yang Bukan Basa-Basi

diposting oleh dini-ardianty-fib10 pada 01 October 2013
di Sastra - 2 komentar

Saussure membagi sistem tanda menjadi dua, yaitu penanda dan petanda. Penanda adalah aspek yang menandai dari tanda dan berupa citra bunyi.  Petanda adalah aspek yang ditandai yang berupa konsep. Konsep yang dimiliki setiap orang mengenai tanda tentunya akan berbeda satu sama lain, te ...

Kehidupan Penari dalam Cerpen “Izu no Odoriko” Karya Kawabata Yasunari dan Novel “Ronggeng Dukuh Paruk” Karya Ahmad Tohari, Sebuah Perbandingan

diposting oleh dini-ardianty-fib10 pada 16 September 2013
di Sastra - 0 komentar

Kehidupan Penari dalam Cerpen “Izu no Odoriko” Karya Kawabata Yasunari dan Novel “Ronggeng Dukuh Paruk” Karya Ahmad Tohari, Sebuah Perbandingan Dini Ardianty 121011002 Sastra Indonesia     Prolog Tidak ada yang tahu sejak kapan manusia memulai menciptakan dan ...

Penari Izu (Izu no Odoriko), Sebuah Penyampaian Perasaan yang Sederhana : Analisis Isi dan Pesan

diposting oleh dini-ardianty-fib10 pada 16 September 2013
di Sastra - 0 komentar

Oleh : Dini Ardianty (121011002)   BAB I PENDAHULUAN   1.1  Latar Belakang   Penari Izu (Izu no Odoriko) merupakan salah satu karya Kawabata Yasunari yang ditulis tahun 1926. Karya ini jugalah yang menjadikan nama Kawabata Yasunari dikenal oleh masyarakat. Yasunari Kawabat ...

Cerpen “Menyusu Ayah”, Pedophilia yang Tersalurkan karena Nymphomania Nayla

diposting oleh dini-ardianty-fib10 pada 21 February 2013
di Sastra - 0 komentar

Cerpen “Menyusu Ayah”, Pedophilia yang Tersalurkan karena Nymphomania Nayla Dini Ardianty Sastra Indonesia - 121011002   Namaku Nayla. Saya perempuan, tapi saya tidak lebih lemah dari laki-laki. Karena, saya tidak mengisap puting payudara Ibu. Saya mengisap penis Ayah. Dan saya ...

Ronggeng Dukuh Paruk : Kecintaan, Kekecewaan, dan Kemarahan Rasus akan Srintil dan Tanah Kelahirannya

diposting oleh dini-ardianty-fib10 pada 21 February 2013
di Sastra - 0 komentar

Ronggeng Dukuh Paruk : Kecintaan, Kekecewaan, dan Kemarahan Rasus akan Srintil dan Tanah Kelahirannya Dini Ardianty 121011002   Prolog Pada dasarnya, sastra merupakan dokumen sosial yang menggambarkan keadaan masyarakat atau individu pada suatu kelompok kebudayaan tertentu. Hubungan antar ...

Megatruh

diposting oleh dini-ardianty-fib10 pada 04 November 2012
di Sastra - 0 komentar

WS Rendra   O, akal sehat jaman ini! Bagaimana mesti kusebut kamu? Kalau lelaki kenapa seperti kuwe lapis? Kalau perempuan kenapa tidak keibuan? Dan kalau banci kenapa tidak punya keuletan? Aku menahan air mata Punggungku dingin Tetapi aku mesti melawan Karena aku menolak bersekutu de ...

Priyayi dan Mimikri Terhadap Belanda dalam Novel “Para Priyayi”

diposting oleh dini-ardianty-fib10 pada 03 November 2012
di Sastra - 0 komentar

Dini Ardianty 121011002   “Para Priyayi” merupakan sebuah novel karya Umar Kayam yang menceritakan mengenai seluk-beluk kehidupan priyayi. Priyayi merupakan sebuah kelas sosial tertinggi dalam masyarakat Jawa menurut Clifford Geertz. Geertz dalam bukunya “Abangan, Santri, ...

Fenomena Sastra Islam Sebagai Produk Budaya Masa

diposting oleh dini-ardianty-fib10 pada 03 November 2012
di Sastra - 0 komentar

Dini Ardianty 121011002   Sebuah karya sastra lahir dari keadaan sosial budaya masyarakat yang menjadi lingkungan penciptaannya. Renne Wellek dan Austin Warren (1989: 111) menyebutnya sebagai sosiologi pengarang—yang diantaranya adalah latar belakang sosial dan ideologi pengarang&mda ...

Penyusunan Sejarah Sastra Indonesia dan Politik yang Menyertainya

diposting oleh dini-ardianty-fib10 pada 03 November 2012
di Sastra - 1 komentar

  Dini Ardianty 121011002     Sejarah sastra merupakan ilmu yang memperlihatkan perkembangan karya sastra dari waktu ke waktu. Sejarah sastra bagian dari ilmu sastra yaitu ilmu yang mempelajari tentang sastra dengan berbagai permasalahannya. Selain sejarah sastra, dalam ilmu sast ...

Menyusun Penerimaan Pembaca Terhadap Novel “Namaku Hiroko” Karya NH Dini, Sebuah Alternatif Menyusun Sejarah Sastra Berdasarkan Resepsi Sastra

diposting oleh dini-ardianty-fib10 pada 03 November 2012
di Sastra - 0 komentar

  Dini Ardianty 121011002     Rene Wellek dan Austin Warren dalam Teori Kesusastraan (1989 : 34) membagi wilayah studi sastra menjadi tiga bagian, yaitu teori sastra, kritik sastra, serta sejarah sastra. Ketiganya dibedakan dengan pertimbangan bahwa kesusastraan dapat dipelajari ...